Device Manager

                     Software  tidak akan pernah meninggalkan hardware , karena keduanya adalah seperti dua sisi mata uang yang berbeda tetapi selalu saling membutuhkan.Didalam System Operasi windows ,  setelah kita instalasi setup Windows . Pertama kali yang harus kita lihat adalah , apakah semua hardware yang terinstall ( terpasang ) , sudah terinstall drivernya apa belum ?.Karena tanpa driver , hardware tidak mungkin dikenal oleh software.Contohnya ,  sound card! tidak akan mengeluarkan output suaranya (buat musik dll ) sebelum driver sound card tsb ( sesuai dengan hardwarenya ) terinstall.Disinilah , kenapa kalau mau internetan harus terinstall modem atau LAN cardnya dst….

                     Untuk mengetahui hardware yang terpasang ( terinstall ) di dalam computer kita. caranya , kita bisa menggunakan yang namanya device manager.Untuk meng-aksesnya  ada beberapa cara , antara lain:

  1. My Computer Click kanan -> properties -> hardware -> Device manager.Disini semua komponen hardware yang terhubung dengan komputer kita bisa terlihat (terdeteksi ) , bila ada seperti tanda tanya , berarti hardware tersebut belum dikenali oleh Operating System komputer kita . Untuk membuat Operating system kita kenal dengan hardware tersebut , kita  harus mencarikan drivernya ) , cara mengetahui drivernya , kita bisa melihat chip IC-nya . Atau dapat menggunakan software seperti : unknown device ( hiren boot cd ) , everest , ataupun sisoft sandra dll . Bila terlihat tanda seru ( ! ) berarti driver yang kita install salah ( tidak cocok dengan hardwarenya.
  2.  Control panel -> System -> Hardware -> Device Manager.
  3. My Computer Click kanan -> Manage -> Device Manager.

                                     Setelah Hardware sudah terinstall drivernya semua , baru kita bisa meneruskan instalasi software lain yang kita perlukan.Misalnya Open Office ACD see , photo shop dll.

                     Untuk meningkatkan performa komputer kita , hardware yang tidak kita gunakan lebih baik di disable .Sehingga waktu booting Operating system akan lebih cepat dari biasanya (standarnya ) , caranya Didevice Manager kita click kanan hardware yang tidak kita gunakan , terus pilih disable ,  dan seandainya hardware tersebut diperlukan kembali  tinggal kita enable hardware yang bersangkutan.

              Ada sebagian kasus , bila kita instalasi driver hardware , atau bila kita mau uninstall driver tertentu bisa  terjadi blue screen.Misalnya Driver Realtek AC 97 dll.Cara mengatasinya kita masuk safemode (tekan f8 waktu booting awal ). Selanjutnya kita uninstall driver hardware tersebut lewat control panel , atau kalau tidak bisa , melalui  device manager lalu pilih hardware yang akan diuninstall click kanan pilih uninstall.

                                       Ada lagi masalah kesamaan driver , misalnya  untuk Hardware yang baru seperti sound card ( terutama AC 97  atau HD ) kita harus mengenal chipsetnya. Karena untuk AC 97 ada yang untuk chipset VIA , INTEL , SIS , ALI dan lain-lain.

                                    Untuk hardware yang baru kita harus teliti dan hafal dengan driver yang harus diinstall…Selamat belajar… 😀

Tentang Mpu-Elcom

Sholatku , ibadahku , hidupku , dan matiku , ku persembahkan untuk Allah tuhan Alam semesta...
Pos ini dipublikasikan di Sistem operasi dan tag , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Device Manager

  1. otoy berkata:

    thank….

  2. Francie Fiorito berkata:

    This domain appears to recieve a great deal of visitors. How do you advertise it? It offers a nice unique spin on things. I guess having something authentic or substantial to talk about is the most important thing.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s