Ojo Dumeh…

Budaya Indonesia , secara pemahaman spiritual adalah budaya yang tinggi. Tapi akhir-akhir ini , sebagian anak-anak Indonesia , yang seharusnya belajar dan mempelajari budayanya , malah 180 derajat tidak mencerminkan kepribadian Indonesia.Malah merasa bangga kalau dia berbudaya barat.. seakan-akan merasa hebat…

Kita bisa melihat , tingkah laku / akhlak / tata krama , cara mennyampaikan pendapat , berekspresi , dan juga gaya  hidup mereka terasa jauh dari didik-an  leluhur kita.Contoh: kita bisa melihat bagaimana sebagian dari para wakil rakyat , calon  pejabat , Siaran TeleVisi: Gosip , sinetron dll . Yang  nilai seninya..terasa .. :(  “masak anak sekolah cuma diajari pacaran , berebut warisan..  cara-cara kasar yang tidak pernah memikirkan orang lain , apalagi memikirkan bangsanya dan negaranya…😦

Padahal bisa saya mereka mengangkat kisah seorang pelajar yang dengan gigih belajar walaupun harus dengan susah payah  bekerja… membantu orang tua.

Diantara salah satu budaya di Indonesia adalah budaya Jawa. Didalam budaya Jawa ada ungkapan “OJO DUMEH”

Ojo Dumeh , pengertian secara harfiah mungkin adalah “Jangan Mentang-mentang”https://i0.wp.com/i476.photobucket.com/albums/rr125/fivety/smelly.jpg

Misalnya :

  • “Ojo Dumeh Sugih”  artinya: “jangan mentang-mentang kaya” , karena kekayaan bukanlah tujuan hidup kita , ibarat kita dalam  perjalanan yang jauh… kekayaan adalah bekal kita. Jadi berapa banyak bekal yang kita bawa itu berbanding terbalik dengan tenaga ( energi ) yang kita miliki , maksudnya: bila kita pergi jauh dengan membawa bekal yang berlebihan akan semakin memberatkan dan merepotkan kita.Coba tanyakan kepada orang terkaya sekalipun !! , apakah mereka merasa aman dengan kekayaan mereka. Sebagai bahan wawasan , seperti  Sahabat nabi  ( Sayidina Ali K.W / R.A ) waktu ditanya Lebih utama mana  antara Ilmu dan harta . Beliau menjelaskan : ” Lebih  utama Ilmu , Karena Ilmu akan menjaga si Pemilik Ilmu . Sebaliknya Si Pemilik Harta , dia yang akan menjaga hartanya.. ( siapa yang menjadi juragan .. pemilik ilmu apa pemilik harta !? )
  • “Ojo Dumeh Pinter” artinya: “Jangan mentang-mentang pandai” , Kepandaian adalah memang Universal.Semua orang bisa dan boleh memilikinya.Walaupun orang yang tidak beriman , tidak bermoral sekalipun semua dikaruniai kecerdasan. Tetapi kalau kecerdasan digunakan untuk mencelakai orang lain untuk apa ? ( kecerdasan yang tidak mencerdaskan pemiliknya.. :)  ).Kecerdasan pertama kali harus digunakan untuk mendidik diri sendiri , bukan digunakan untuk “Minteri” ( menipu ) orang lain…
  • “Ojo Dumeh Kuwoso” artinya : “Jangan mentang mentang berkuasa” . Semua yang ada didunia tidak ada yang kekal , termasuk kekuasaan.Misalnya: Seorang pemimpin , baik pemimpin negara ataupunOrganisasi. Mereka ada masanya… kalau sudah tidak jadi , mereka akan menjadi “manusia biasa lagi”. Bedakan pemimpin yang memikirkan rakyatnya dengan yang hanya memikirkan diri atau golongannya… pemimpin yang memikirkan rakyatnya tanpa “pandang bulu” / adil pasti akan lebih dihormati dan lebih berwibawa dimata rakyatnya.
  • Dan anda bisa mencoba… mereka-reka “ojo dumeh” apa lagi…!?   yang nanti bisa membuat kita terhindar dari “aji Mumpung”…..  🙂

Tentang Mpu-Elcom

Sholatku , ibadahku , hidupku , dan matiku , ku persembahkan untuk Allah tuhan Alam semesta...
Pos ini dipublikasikan di sekedar info dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s