Membohongi Tuhan

Disela-sela kebingungan …  di saat keinginan  saya membuat artikel…  didalam diri saya teringat akan kesalahan yang pernah dan sering saya lakukan…yaitu membohongi Tuhan.

Bohong menurut http://id.wikipedia.org

Bohong adalah pernyataan yang salah dibuat oleh seseorang dengan tujuan pendengar percaya. Fiksi meskipun salah, tetapi bukan bohong. Orang yang berbicara bohong dan terutama orang yang mempunyai kebiasaan berbohong disebut pembohong.

Tetapi kalau menurut saya :

Bohong adalah suatu hasil ke tidak benaraN yang terjadi karena tidak sesuai dengan bahan , ilmu ataupun  kaidah pada umumnya…dan menimbulkan kerugian dan tidak terbukti nyata ada.

Misalnya : UFO , Teori Darwin…

Kalau seandainya teori Darwin itu benar … maka akan bermunculanlah  manusia jelmaan kera yang baru , karena evolusi akan selalu ada setiap waktu…. tetapi nyatanya tidak terbukti…🙂 …  kera ..tetap menjadi kera…

Kebohongan menurut saya terdiri / terbagi menjadi 3 :

  1. Bohong kepada Orang lain… Kebohongan ini bertujuan untuk membohongi orang lain …bisa diciptakan secara pribadi ( sendiri ) , berdua atau berkelompok ( bersama ).Kebohongan ini yang mengetahui kebenarannya adalah pribadi itu sendiri atau berdua dengan temannya atau bersama kelompoknya… dan yang tidak boleh dilupakan , perbuatan tersebut  di ketahui  oleh “Tuhan sang Pencipta yang Maha Mengetahui segala-galanya”.Misalnya: Membuat berita bohong di media massa / atau dalam bahasa politiknya kebohongan publik.
  2. Bohong kepada diri sendiri …Kebohongan ini bertujuan untuk membohongi orang lain dan diri sendiri …bisa tercipta karena adanya dorongan nafsu atau keinginan dalam diri .Dan yang mengetahui kebenarannya adalah diri si pelaku sendiri dan Tuhan.Misalnya:Melakukan hal yang kita malu seandainya hal tersebut diketahui oleh orang lain seperti: mencuri , selingkuh…dll
  3. Bohong kepada Tuhan.…..ini adalah kebohongan yang aneh…karena secara sadar kita pasti berfikir Apakah bisa kita Membohongi Tuhan….??? Kebohongan ini dilakukan oleh Orang yang mengetahui kebenaran kemudian melakukan pembenaran diri (karena kesombongan dan keangkuhan )   sehingga ia sesat dan menyesatkan.Tetapi ia bangga melakukan kobohongan tersebut , karena merasa apa yang dilakukannya  adalah benar.Kebohongan ini hanya diketahui kebenarannya oleh Tuhan dan para kekasih-NYA.Misalnya: kebohongan yang dilakukan  Iblis / syetan  dan juga Fir’aun serta pengikutnya…

Kalau kita mau jujur dan mau meneliti … kita mungkin pernah melakukan kebohongan-kebohongan tersebut.Dan kebohongan-kebohongan yang pernah kita lakukan akan membuat belenggu dan tabir yang akan memjadikan  kehidupan kita akan semakin tebal tertutup oleh tirai atau kabut , sehingga kita sulit untuk melihat kebenaran di Alam semesta ini.

Misalnya : kita bermimpi , berimaginasi ,berniat berprasangka  dan lain-lain tidak akan merasakan kesungguhan didalamnya… karena tertutup oleh tebalnya kebohongan yang kita lakukan.Sehingga akan muncul ide-ide semu yang membuat kita semakin terikat kuat didalam fikiran-fikiran kotor dan menjemukan.Yang akan membuat kita cepat stess dan gampang marah… belum lagi ketidak tenangan yang menghantui , karena kawatir kobohongan kita akan ketahuan oleh orang lain…

Mari kita mulai belajar jujur kepada diri sendiri , karena kesadaran kita adalah CCTV Tuhan … yang akan bertanggung jawab kepada apa yang kita lakukan.Rekaman kita akan diperlihatkan kembali oleh TUhan kepada kita mulai kita terlahir sampai akhir Hayat kita.

Kejujuran sendiri dalam prakteknya terbagi  2:

  1. Kejujuran harfiah…yaitu kejujuran pada umumnya.
  2. Kejujuran Maknawiyah…yaitu kejujuran yang hakiki walaupun secara harfiah terlihat / dianggap tidak jujur…dan ini hanya bisa dilakukan oleh orang yang bisa merasakan kejujuran yang sesungguhnya.Sehingga bisa mempertanggung jawabkannya dihadapan Tuhannya.

Kalau kita sudah terlatih melakukan kejujuran dalam kebenaran maka hidup kita akan tenang…tidak terombang-ambing oleh kepalsuan dan kebohongan , sehingga secara nyata kita bisa melihat ataupun merasakan jika ada kebohongan ataupun tipu daya yang dilakukan orang lain disekitar kita.

Hasilnya...Mudah-mudahan ini menjadi peringatan bagi saya pribadi untuk meningkatkan kejujuran pada diri saya , sehingga tidak ada kebohongan terhadap orang lain , kebohongan terhadap diri sendiri , apalagi kebohongan terhadap Tuhan yang Maha Mengetahui..

Seperti Pesan Ulama Sufi: “Seandainya isi Hatimu dikeluarkan dan diperlihatkan  kepada semua orang ( di keramaian pasar ) kamu tidak akan malu , karena tidak adanya  suatu kejelekan dalam hatimu  yang bisa membuatmu malu……”

Tetapi yang dimaksud diatas bukan berarti kita boleh   melakukan perbuatan jelek di muka umum asal kita tidak malu…….!!! itu namanya……🙂

……..oooooooOOOOOOooooooo……..

Tentang Mpu-Elcom

Sholatku , ibadahku , hidupku , dan matiku , ku persembahkan untuk Allah tuhan Alam semesta...
Pos ini dipublikasikan di sekedar info dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s